Ayo Berbagi Cerita

Disini silakan kamu berbagi cerita dan cita-cita..karena dengan bercerita cita-citamu akan diketahui banyak orang: bersilaturohim!

silaturohim memperluas rizqi kan..nah, mudah-mudahan dengan orang-orang tahu cita-cita kita, mereka menjadi perantara Alloh untuk membantu mewujudkannya.....^_^v

Biar Rebah Jangan Pernah Berubah..

Biar Terbuang Jangan Pernah Berhenti Berjuang!!

Senin, 12 Maret 2012

Think Big Start Small

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..

Beberapa hari ini saya sedang membaca buku Yoris Sebastian yang berjudul OH MY GOODNESS: Buku Pintar Seorang Creative Junkies (Gramedia, Jakarta, 2010.). Inti dari buku tersebut adalah bagaimana kita menjadi sesosok manusia kreatif. Karena kreatif itu bukan given tapi itu bisa kita latih dan upayakan.
foto: pribadi
Saya mau mengutip beberapa halaman dari buku beliau yang berbicara tentang Think Big Start Small. Bahasan ini menarik buat saya. Apalagi buat orang-orang yang galau mau ngaryawan atau ngewirausaha. Think Big Start Small ini adalah salah satu prinsip berbisnis yang ditawarkan oleh Yoris. Saya sarikan ya tulisannya.

Prinsip Think Big Start Small ini maksudnya, kalau kita ingin membangun perusahaan, jangan ingin cepat besar tetapi mulailah dari langkah-langkah kecil yang terus menerus diperbaiki. Misalnya, kita ingin berbisnis secara mandiri (self business), upayakan untuk tidak langsung mengeluarkan modal sekian besar atau langsung memutuskan untuk KELUAR dari pekerjaan Anda saat ini. Mulailah dari praktek kecil-kecilan. Gunakan waktu disela-sela kesibukan di kantor utnuk memulai usaha dengan modal kecil dulu. Ini penting agar kalau ternyata usaha kita gagal, jatuhnya tidak terlalu sakit.

Saya sangat setuju, dengan ungkapan di atas. kata KELUAR sengaja saya berikan huruf kapital semua. sebagai tanda bahwa KELUAR dari kantor Anda seolah-olah itulah awal kesuksesan Anda, are you sure? i think that's called NEKAT not BERANI. Kalau belum percaya, saya berikan contohnya. Ini berdasarkan pengalaman yang dituliskan di buku tersebut.

foto: pribadi
Contohnya, saya punya teman yang bergelar MBA yang baru datang dari luar negeri. Saat datang ke Indonesia dia membawa konsep bisnis yang katanya luar biasa. Teman saya ini bermaksud membuka usaha di Jakarta dengan mengadopsi konsep tersebut. Dia pun menyiapkan modal yang cukup besar, menyewa tempat di pusat kota dan merekrut banyak karyawan. Saya kemudian bilang, kenapa tidak dicoba dalam skala kecil dulu, siapa tahu masyarakat Jakarta tidak terlalu menyukai konsep bisnis tersebut. Tapi teman saya bersikukuh dan merasa yakin bahwa konsepnya pasti diterima masyarakat. Dia pun tetap membuka usahanya dengan konsep tersebut. Hasilnya, usahanya tidak bisa berkembang karena dia kurang melakukan riset. Semangatnya yang terlalu tinggi untuk langsung mendirikan perusahaan besar dan menolak untuk memulai usaha skala kecil terlebih dahulu membuatnya benar-benar bangkrut. Saat modalnya habis, dia terpaksa merumahkan karyawan. Sekarang kantornya yang disewanya terbengkalai.

Ternyata, pendidikan yang tinggi tidak benar-benar membuat Anda lebih tahu apa yang harus dilakukan untuk memulai bisnis. Padahal di teori bisnis dan pemasaran, melakukan riset pasar sebelum melakukan usaha adalah sebuah step wajib. Memulai usaha dalam skala kecil inilah, salah satu upaya untuk riset. Mimpi terlalu besar jadi sangat bernafsu untuk cepat menjadi jaya.


foto: pribadi


terakhir kata Yoris lagi, kalau kita memulai suatu pekerjaan dari yang terkecil, risikonya pun jadi bisa diminmalisir. Kalaupun program kita ternyata gagal, hal itu tidak terlalu membebani kita maupun perusahaan tempat kita bekerja. Jika kita sukses dengan langkah pertama, maka langkah berikutnya bisa dikembangkan dalam skala yang lebih besar lagi.

Tidak ada salahnya bertahan sebentar dalam rutinitas Anda di kantor. Tunggulah sampai Anda menemukan cara bertahan dalam bisnis Anda dan mempelajari bagaimana menghadapi tantangan bisnis. Satu per satu batubata bangunan bisnis Anda, Anda susun dengan langkah-langkah kecil. Ya, langkah-langkah kecil untuk sebuah mimpi besar yang kokoh. Sudah tidak bisa dielakkan lagi, it's all about ...Think Big Start Small


Every big step starts with an inch (anonymous)

Sore, Depok, 12 Maret 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini