Ayo Berbagi Cerita

Disini silakan kamu berbagi cerita dan cita-cita..karena dengan bercerita cita-citamu akan diketahui banyak orang: bersilaturohim!

silaturohim memperluas rizqi kan..nah, mudah-mudahan dengan orang-orang tahu cita-cita kita, mereka menjadi perantara Alloh untuk membantu mewujudkannya.....^_^v

Biar Rebah Jangan Pernah Berubah..

Biar Terbuang Jangan Pernah Berhenti Berjuang!!

Rabu, 17 Juli 2013

Ramadhan: Syahru Al-Muwasat

Apakah itu Al-muwasat? Al-muwasat adalah penamaan ramadhan yang artinya kepekaan (solidaritas sosial).
Ya, Salah satu sebutan bagi Ramadhan kata Rasulullah adalah Syahrul Muwasat.

Keren yaa, selain syahrul Mubarak, syahrul Qur'an, dan syahrul-syahrul lainnya..ternyata ada istilah ini untuk Ramadhan. Ramadhan mengumpulkan semua kebaikan dalam satu waktu. Beragam amal shaleh bisa dikerjakan dan berlipat-lipat pula pahalanya.

solidaritas sosial itu semacam membantu sesama lah ya.. berbagi dengan pihak lain, mempersempit jurang pemisah antara si Kaya dan si Miskin. Sebenarnya banyak ang bisa kita lakukan untuk solidaritas sosial ini seperti, mendoakan kaum muslimin, bersilaturahim, membela agama dan negara dari penjajahan (MasyaAllah, terpujilah tindakan rakyat Mesir Pro Mursi), dan yang cukup penting juga berzakat serta sedekah. Subhanallah.

Saya jadi ingat dengan kejadian akhir-akhir ini. Kejadian yang menyayat hati. Saat pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Saat pemerintah memutuskan untuk membagikan BLSM sebagai kompensasi naiknya harga-harga di masa-masa kritis (menjelang tahun ajaran baru, ramadhan, dan idul fitri). Pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) atau saya lebih senang menyebutnya BALSEM ini menuai kontroversi juga. Mulai dari data yang tidak valid sampai ada yang harus pingsan berdesak-desakkan. Fiuuuh..itukah yang disebut memuliakan manusia?. Saya yakin orang-orang miskin ini pasti terluka hatinya. Demi 150ribu ku rela tak "dimanusiakan".

Kembali, ke syahrul muwasat, semoga dari kejadian di atas momen Ramadhan ini bisa jadi penyembuh luka-luka. Luka-luka para fukara wal masakiin (fakir dan miskin). Dengan kita tunaikan sedekah dan zakat semoga luka-luka itu bisa terobati.
gambar dari islamicreliefcanada.org

(Ah.. kata siapa..buktinya kasus-kasus pemberian zakat banyak juga tuh yang makan korban, sampai meninggal segala !)

ya Saya akui..seringkali hal itu terjadi. Tapi apakah kita perhatikan? karena apa korban berjatuhan?
setiap kasus yang coba saya amati, salah satu akar permasalahan adalah pembagian zakat yang dilakukan secara individu. Boleh jadi, dengan manajemen yang kurang baik dan komprehensif. Maka, tak heran bisa ada yang bertengkar, menipu, dan bahkan memaksa untuk dapat zakat dari Bapak Haji A, Masjid B, atau Caleg C. Pihak-pihak yang berniat baik ini baru sekedar menunaikan niat baik, namun kalau boleh saya sebut belum pakai cara yang baik.

Bagaimanakah cara yang baik itu?
Perkembangan terkini menunjukkan bahwa zakat ataupun sedekah sebaiknya dihimpun dan disalurkan melalui lembaga yang ditunjuk/diakui/terdaftar pemerintah. Ya , kata lainnya melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ). Kenapa? karena LAZ inilah yang melakukan proses-proses manajemen dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Mulai dari sumber data, daerah, potensi bahkan program pendayagunaan untuk mustahik sudah dikaji terlebih dahulu oleh LAZ, dan amil yang ada di LAZ digaji penuh (profesional) untuk melaksanakan tugas tersebut.

Nah, mari hayati Syahrul Muwasat sambil kita lakukan niat amal sholih kita dengan cara yang benar.

Yuk Tunaikan Zakat dan Sedekah ke Lembaga Resmi :)

Saya bisa bantu, beri referensi
Kamu bisa tunaikan solidaritasmu ke lembaga berikut

Yayasan Akhlak Mulia Sejati (YAMS) - 
(Associate/Trustee of Rumah Zakat http://www.rumahzakat.org/ )

No. Rek Bank Syariah Mandiri, Pondok Indah : 7000524648
an Yayasan Akhlak Mulia Sejati

atau kalau mau Layanan Jemput ZISWAF bisa menghubungi 
082125440822 / 081218291509

info lanjutan bisa kontak Saya di twitter @IiHolillah 

Oke, sekian selamat berpuasa...Ramadhan Mubarok !

Yayasan Akhlak Mulia Sejati (YAMS)
Jl Karang Tengah I RT 001/08 No.78
Lebak Bulus, Jakarta Selatan
#RisalahZakat

Selasa, 02 Juli 2013

Realitas Kehidupan #1 #2 #3 ... #1Juta

Saat menghadapi realitas kehidupan tergambar sosok diri yang sebenarnya.
Kedewasaan teruji
Rasionalitas seolah tanpa batas
Namun adakah Allah Sang Penentu jadi labuhan pertama?
labuhan pertama saat realitas kehidupan menyapa

sepele...hanya sekedar bertanya nomor sepatunya berapa?
*deg.. itu realitas buatku
baru sadar suatu saat pertanyaan ini menjadi sangat penting
selama ini selalu terfokus pada diri sendiri
bisa jadi fokus pada umat hanya katanya
ya itu teruji ketika barisan orang sedarah meminta haknya
untuk didengarkan, dituruti, dan diprioritaskan

ya ya ya... ini baru realitas kehidupan #1
selanjutnya akan ada jutaan episode
berlatih dari sekarang menghadapi realitas
kadang cengar-cengir ini harus dikurangi
nyolot penuh emosi mau menang sendiri dilempar saja mungkin ke tong sampah

kadang cengar-cengir juga membahagiakan jiwa
nyolot penuh emosi yaa saat ada di medan pertempuran dengan penjahat saja lah

seperti ingin mengambil kembali masa-masa kemarin
ingin bersyukur sebanyak-banyaknya atas segala keleluasaan
saat belum tahu bagaimana berhadapan dengan realitas hidup

ya Rabbi..
ampuni dosa-dosa hambaMu ini
sejuta episode realitas Engkau berikan
sejuta cerah juga kuharapkan dariMu

kembali aku padaMu...

Mampukan aku untuk bersyukur ya Allah...
saat sabar mungkin bisa dilalui
saat syukur belum tentu si sombong ini dapat melaluinya
hanya bashirah (penglihatan hati)Mu yang dapat membuka nadzar (penglihatan mata) ini




Ada kesalahan di dalam gadget ini