Ayo Berbagi Cerita

Disini silakan kamu berbagi cerita dan cita-cita..karena dengan bercerita cita-citamu akan diketahui banyak orang: bersilaturohim!

silaturohim memperluas rizqi kan..nah, mudah-mudahan dengan orang-orang tahu cita-cita kita, mereka menjadi perantara Alloh untuk membantu mewujudkannya.....^_^v

Biar Rebah Jangan Pernah Berubah..

Biar Terbuang Jangan Pernah Berhenti Berjuang!!

Rabu, 07 November 2012

Olahraga..Raga diolah..Olah Ragamu

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..
Olahraga itu penting saudara-saudaraaaaaaaa

biar gak gampang sakit
saya sudah dua pekan absen fitness..langsung lah badan jadi keren begini
gampang letih..

memulai rutinitas yang terabaikan itu juga sulit
maka janganlah sedikitpun lengah
satu hari absen..jangan teruskan absen tersebut

ala bisa karena biasa
seperti biasa melakukan dosa, lama-lama hal tersebut jadi biasa saja
tak ada rasa bersalah sedikitpun
#eh dari olahraga kok jadi dosa...

Rabu, 24 Oktober 2012

AYO NIKAH YANG BENER! (Bag. 6, Terakhir): Sudahkah Saya Dapat Jodoh Yang Benar?

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..



Setelah semua bagian dilewati, inilah bagian terakhir yang meyakinkan kita. Apakah saya sudah mendapatkan jodoh yang benar? Itu semua dapat kita yakini, setelah:
-          Memantaskan diri
-          Mengupgrade diri
-          Memperhatikan Bebet-Bibit-Bobot                                   
-          Shalat Istikharah
-          Hati merasa tenang
-          Merasa nyaman
-          InsyaAllah “dia” orang yang tepat
-          Berserah

Libatkan Allah dalam setiap prosesnya (Ini kata pak noveldy lho ciyuuus J)

Belum tentu yang kita pilih persis dengan apa yang kita harapkan. Tidak akan pernah ada yang persis, namun minimal jika sudah mencapai 75% kita bisa yakin.

Pesan-pesan terakhir J
We must have MENTAL THOUGHNESS (ketahanan mental)

When one generations loves, next generation learn (apa yang dicintai oleh sebuah generasi akan dipelajari/ditiru oleh generasi selanjutnya)

Suatu hari kita akan menjadi orangtua, inginkah anak kita mengingat kesuksesan dan kebahagiaan kita yang sebenarnya dalam pernikahan nantinya?

Alhamdulillah sudah di penghujung kisah pelajaran yang saya dapat dari seminar pernikahan dari Indra Noveldy. Silakan dikritisi. Bagi saya ini adalah bagian dari ayat-ayat kauniyah Allah. Pelajaran berharga dari sekitar. Pernikahan sebagai salah satu sarana mengemban misi menjadi khalifah Allah harus kita persiapkan sebaik-baiknya. Apa yang pak Noveldy sampaikan adalah bagian dari mempelajari fitrah manusia, karena kita menikahi manusia maka pelajarilah manusia dan tentu saja yang menciptakannya, Allah Subhanahu wa Ta’alaa. Semoga bermanfaat. Do’akan saya bisa mengikuti seminarnya yang lain, yang lebih advance ya J

Jika ia jodohku dekatkanlah..jika ia bukan jodohku jauhkanlah
Ya Allah segerakanlah datangnya jodoh bagi orang-orang yang belum bertemu jodohnya
Tetapkanlah kami dalam iman hanya kepadaMu
Salam Imanibillah!
Salam Produktif!
Istiqomah ;)

Ii Holillah, SEI
Ciputat, 22 Oktober 2012, 22:47 WIB

AYO NIKAH YANG BENER! (Bag. 5):Calon Mertua dan (Vs) Calon Menantu

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..
Ini nihhh..bahasan yang ngeri-ngeri sedaap. Kalau bahas ini harus banyak-banyak do’a kuncinya. Karena Allah yang Maha Menguasai Hati Manusia (ini kataku lho *sok pengalaman banget kayanya :p)

hihihiiii..^^v
Bagaimana ya jika menghadapi calon mertua (camer)?    
Bagaimana jika dari awal camer tidak suka sama kita? Mau lanjut atau terusin? (Asliii dah ini bikin Galau to the max alias galau maksimal hehe)
Bagaimana jika tidak disetuji calon mertua? Pilihannya ada dua:

1.       Next atau Move On
2.       Tetap Maju

Perhatikan hal-hal berikut…
a.       Tanyakanlah kenapa alasan ortu tidak setuju? (tugas calon pasangan nih)
b.      Kalau alasannya tidak valid bagaimana? (tidak syar’I misalnya)
Perlu diingat, mungkin kita nantinya akan sibuk dengan menaklukkan mertua jika dari awal sudah ada ketidaksetujuan darinya.
c.       Apakah trackrecord kita sebagai anak sudah layak untuk dipercaya?
d.      Apakah ortu sudah percaya dengan keputusan yang kita ambil?     
(gimana mau percaya, kalau masih aja sering ngambek sama orangtua)
e.      Tidak semua ortu bijak
f.        Kita harus sangat hati-hati, setiap pilihan ada konsekuensinya.
g.       Di Indonesia, Menikah itu artinya menikahi keluarga besarnya juga.

Ada sebuah cerita dari seorang audience, sebutlah namanya X, X bercerita proses ia mendapatkan jodoh di Baitullah. Ia berdo’a meminta didatangkan jodoh kepada Allah. Kemudian singkat cerita, ia bertemu dengan seorang wanita di sana, dan wanita itu adalah seorang biarawati. Entah kenapa X setelah pertemuan dengan biarawati itu selalu teringat padanya, dan X akhirnya memohon petunjuk Allah. Alhamdulillah, X akhirnya menikahi biarawati tersebut. Biarawati tsb menjadi muallaf. Mereka tinggal terpisah, setelah dua pekan menikah, sang istri hamil. Pada masa kehamilannya, Ia pulang mengunjungi orangtuanya yang nota bene seorang pastur yang akan menggantikan Paus Vatikan Roma. Orangtua istri X sudah mengetahui pernikahan mereka. Orangtua wanita itu marah besar, sang istri diperlakukan kurang baik oleh keluarganya hingga akhirnya keguguran. Sampai saat X bercerita, sang istri masih dibawah penekanan orangtuanya. X mengatakan, ia sedang mengurus surat-surat dan segala keperluan sang istri untuk membawanya ke Indonesia.  Sang istri sudah berniat tidak akan kembali ke orangtuanya.

Ya, itulah rizqi bagi kami audience yang hadir pada seminar ini, mendapat pelajaran berharga. Pak Noveldy berkata, bahwa X punya visi besar dan itulah harga yang harus ia bayar atas visi besarnya itu. Ia sudah mengetahui bahwa mertuanya adalah pemimpin agama nonmuslim, tantangannya sudah jelas, namun ia tetap teguh pada visinya.  Mari kita do’akan X agar Allah mudahkan urusannya.

Do’a itu Bukan Last Resort tapi Main Resort (sumber utama)
Do’a tanpa ikhtiar? Itu artinya gak mau salah

Itulah sekilas mengenai calon mertua, semoga Allah menundukkan dan melembutkan hati para calon mertua serta memantaskan calon menantu untuk diterima calon mertua J

AYO NIKAH YANG BENER! (BAG.4): Gimana Cara Kenal (calon) Pasangan?

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..


Setelah kita merubah paradigma kita tentang pernikahan, sekarang kita cari tahu bagaimana cara kita mengenal calon pasangan kita. Mari kita bahas! (semakin menarik yaa..hihi)

Tanya pada calon pasangan:
1.       Masa kecilnya seperti apa? àmasa kecil besar pengaruhnya setelah dewasa
2.       Apa Tujuan Menikah?
3.       Bagaimana konsepnya berkeluarga?
4.       Keluarga bahagia itu seperti apa?
5.       Tentang orangtua à setiap hari anak selalu mendapat pelajaran dari orang tuanya
6.       Hubungannya dengan orangtua à ketika hubungan calon pasangan dengan ortu tidak baik, lebih baik cari saja pasangan yang lain (ini ciyuusss banget)

Alarm : hati-hati jika calon pasangan tidak mau membicarakan hubungannya dengan orangtua.

Ada sebuah buku yang berjudul A Child On It, buku tersebut menceritakan tentang seorang ibu kandung yang menghinakan anaknya lebih dibawah anjing. Anak tersebut baru boleh makan setelah anjingnya makan (makan dalam piring bekas anjing).
   7. Finansial à saat ini banyak pria yang menggantungkan hidup pada istrinya 
   8.   Setelah menikah pasti ada konflik à sudah punya bekal apa untuk   mengatasi konflik?
   9.   Langkah konkretnya untuk upgrade diri

Buat kita :
Sadari diri, kenali diri, kenali potensi diri, kenali “ring” yang akan dimasuki, kalau kita kelas “bulu” jangan memaksa ke kelas “berat”.
Jangan berpikir:
Ah ini kan belum nikah..nanti sesudah menikah pasti berubah (ingat yaa tentang alam bawah sadar di tulisan sebelumnya)


Say Next, pada orang yang (Next maksudnya, tinggalkan saja, beralih pada calon yang lain): 

1.       Mengasihani diri sendiri à “aku tidak pantas mencintaimu”, “aku orangnya biasa-biasa saja, gak suka yang neko-neko” LEBBAYYY PISAAAN
2.       Obsesif à kemana-mana dipantau “sedang apaaa..dimanaa”  #nyanyi hehe
3.       Main Tangan/Suka pukul (abuse) à laki-laki atau perempuan; dengan kata dan sikap.

You Complete Me? Really?
Kata orang, suami istri itu seperti sepasang sandal jepit saling melengkapi. Benarkah? Kita jadi mencari pasangan yang berlawanan dengan kita, pokoknya dia melengkapi kekuranganku. Tapi harus hati-hati yaa kalau jadinya kaya gini:

1.       Penurut à hati-hati dengan apa yang Anda inginkan! Bisa jadi Anda ingin menguasainya, tidak ada ruang komunikasi karena Anda ingin pasangan yang penurut alias iya..iya..aja

2.       Suka Tantangan à kenapa Anda memilih dia sebagai istri? Karena saya suka tantangan. Dahulu banyak laki-laki sulit sekali menaklukkan dia. Namun apa yang terjadi? Setelah 20 tahun menikah, belum juga bisa menaklukkan istrinya.

3.       Ceria..Heboh.. à apa yang terjadi? Pasangan  Anda ternyata tidak henti berbicara..semua hal jadi bahan pembicaraan. Apa yang dulu menjadi daya tarik bisa menjadi daya buruk


4.       Teratur à semuaaa diatur, hingga hidup jadi kurang dinamis

     Nah..itulah cara mengenali pasangan yang disampaikan pak Noveldy, bagaimana? Mudah-mudahan jadi pelajaran bermanfaat yaa J



AYO NIKAH YANG BENER! (Bag. 3): REPROGRAMMING

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..


Tulisan sebelumnya membahas apakah saya benar-benar ingin menikah? Mereview kembali niat-niat kita kenapa ingin menikah. Di bagian kali ini, akan dibahas sebuah langkah pemograman ulang alam bawah sadar kita. Merubah paradigm kita. Pemograman ulang ini membutuhkan proses yang cukup panjang, namun sekarang kita bahas dahulu yaa apa saja Reprogramming itu..

Pertama, Menikah itu apa?
(kita harus punya jawaban atas ini semua, mungkin saja setiap orang punya jawaban yang berbeda-beda, tergantung pemahaman dan visinya masing-masing)
Lebih Baik Dicintai Daripada Mencintai
Apa Anda setuju dengan ungkapan tersebut?
Sesungguhnya ini adalah pikiran yang menyesatkan. BAHAYA!
Kalau semua ingin dicintai, siapa yang mencintai?
If you want to be beloved be loveable
Jika masing-masing orang saling berusaha untuk mencintai akhirnya saling mencintai.

Kedua, yang penting kan “Love” (cinta) 
Itu adalah ungkapan yang sama bahayanya. Cinta itu bisa habis. Ada yang mau bertanya kenapa? Pernikahan yang pentingnya cuma cinta, dalam kurun waktu satu bulan juga bisa habis. Tanya kenapa?

Ketiga, Buatlah kriteria pasangan yang Anda inginkan
Bolehkah detail dalam membuat kriteria? Boleh banget jawabannya.
kriteria wajibnya adalah
1.       Agama dan ibadahnya
2.  Jangan lupa akhlaknya à saat ini banyak yang menjalankan agama hanya dijalankan secara ritual saja, jadi mesti kita buat kriteria ini
3.       Plus: mau tumbuh dan punya fighting spirit
So, Mari pantaskan diri .. J

Keempat, kebahagiaan itu tidak diukur dari sedikit banyaknya materi (harta)
Banyak orang yang banyak uang tetapi hatinya tidak bahagia.

Kelima, Pacaran tidak ada hubungannya dengan kebahagiaan.
Ini juga termasuk juga HTS, TTM dkk. Banyak yang pacaran bertahun-tahun, akhirnya cerai ketika menjalani pernikahan hanya beberapa bulan.

Oke sip, ini adalah lima program reprogramming yang berhasil saya rangkum dari seminar tersebut, cukup sampai disini, nanti akan kita lanjutkan dalam tulisan berikutnya. Kita akan bahas bagaimana cara kenal pasangan kita, karena seperti yang kita sepakati, pacaran tidak ada hubungannya dengan kebahagiaan. Oke Let’s Goes to the Next Stop! silakan disimak pada tulisan berikutnya