Ayo Berbagi Cerita

Disini silakan kamu berbagi cerita dan cita-cita..karena dengan bercerita cita-citamu akan diketahui banyak orang: bersilaturohim!

silaturohim memperluas rizqi kan..nah, mudah-mudahan dengan orang-orang tahu cita-cita kita, mereka menjadi perantara Alloh untuk membantu mewujudkannya.....^_^v

Biar Rebah Jangan Pernah Berubah..

Biar Terbuang Jangan Pernah Berhenti Berjuang!!

Senin, 04 Juni 2012

Selamat Hari Lahir, Pembina 3 Tahun: My dear Naf

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..

ini adalah tulisan Nur Afifah..gadis kecil itu.. :) (link tulisan asli : Selamat hari lahir )

Saat itu aku bersikeras, “Biarkan aku berdiam.”
Tapi kau jauh lebih bersikeras, “Kakak mau kamu ‘muncul’, tidak mengurung diri untuk dirimu sendiri.”Aku memang kemudian luluh, menyesapi bahwa kerja-kerja besar lebih bermanfaat dari kebaikan yang soliter, aku memang kemudian paham, apa yang kau maksud dengan ‘berbagi lebih luas’, dan segala hal yang kau kisahkan penuh yakin dan penekanan setiap kali kita pulang bersama setelah kau mengomandoi pertemuan lingkaran kecil kita
Perlahan aku bersungguh-sungguh memaknai kedewasaan sebagai pilihan sikap seorang muslimah, yang dalam keberlanjutan langkahnya,
akan menjadi seorang pemimpin dalam tataran fitrahnya, akan menjadi ibu, akan menjadi pejuang-pejuang di bidang kehidupan yang ia tekuni,
yang,
juga merupakan pejuang yang tangguh seperti saudara-saudara muslimnya, tanpa melanggar fitrah yang lembut Allah pilihkan
Tapi, sesekali, dalam jenak-jenak perjalananku, aku akan berbisik, “Aku merindukanmu.”
Sesekali. Karena mungkin saja kau akan banyak menggodaku jika tahu aku juga merindukan lingkaran kecil kita. Tapi, ah, baiklah, aku memang sering merindukannya, dan bersyukur pada Allah karena telah mengirimku ke sana.
Sesekali juga aku menghubungimu, bertanya, bercerita,
dan kau akan kembali menjadi kakak paling baik di seluruh dunia, yang dengan sabar menghadapi ‘adik kecil’nya yang sedang mendewasa
Dan hari ini, saat Kak Tania menghubungiku, mengingatkanku tentang hari kelahiranmu, aku mendo’akan kebaikan dan keberkahan usia untukmu.. keberkahan di dunia dan akhirat..
Juga bisik syukur, karena Allah telah mempertemukan kita di jalan indah berwarna perjuangan
Selamat hari lahir, pembina tiga tahun :’)

Struggling by my dear Tania

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..
30 Mei lalu usia saya genap 24 tahun..ada goresan kisah yang menyentuh hati dari adik-adik manis..inilah tulisan mereka, ini milik tania
(ini link tulisan aslinya )

aku lebih menginginkan pertemuan yang sedikit, namun penuh makna. biarkan aku menemuimu beberapa kali saja dalam setahun, tapi dengannya, kau tau aku bertumbuh. satu atau dua kemajuan yang kuceritakan padamu di sela perjumpaan kita, kurasa itu cukup.
kau tahu kenapa begitu? karena aku ingin kau melihatnya, bahwa aku mampu bertahan disini. terus berusaha memperbaiki diri, mendewasakan diriku. dan karena aku ingin tunjukkan, bahwa kau, berhasil mendidikku dengan baik. kau benar-benar seorang murobbi yang hebat.
kau bangga padaku?
aku lebih bangga lagi padamu, murobbiku. percayalah :)
doakan, karena aku sedang berjuang meraih mimpiku.. seorang profesor, seorang pendidik, seorang ilmuan yang mendedikasikan dirinya untuk kemajuan Islam. apa kau lihat gambaran itu dalam diriku melalui bashirahmu? aku harap, ya. :)
- with love, mutarobbimu :)
*hari ini hari ulang tahunmuuu~ *hugging tight* >___<

Senin, 14 Mei 2012

Menjadi Manusia Juara dan Bahagia: Orangtuanya Manusia

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..

Kali ini saya menyampaikan materi kedua dari Seminar Manusia Juara dan Bahagia. Penulis dari buku Sekolahnya Manusia, Gurunya Manusia, Orangtuanya Manusia, dan Sekolah Para Juara, Pak Munif Chatib lah pembicara materi kali ini. Silakan simak materinya. (Materi tidak saya sampaikan dalam narasi, hanya eksplanasi saja)


Beliau Menyampaikan akan memberi 5 Bingkisan kepada para hadirin. Lalu apasajakah 5 Bingkisan tersebut?

Bagaimana kita memberikan treatment pada Anak-anak kita? Jawabannya ada pada bagaimana memotret anak, itu semua tergantung usia. Menurut Rasulullah pembagiannya berdasarkan hal berikut ini:
Pak Munif Chatib dan saya :)
7 tahun pertama anak adalah  raja;
7 tahun kedua anak adalah pembantu; dan
7 tahun ketiga mereka adalah menteri /wazid

Lalu bagaimana orangtua menemani anak belajar?
Satu hal orangtua seringkali memberikan pertanyaan klise seperti ini, Tadi di sekolah belajar apa? 
Sebaiknya tidak selalu ditanyakan tentang hal itu..kasihan anak, merasa terbebani.

Cerita lain lagi, ketika pulang anak ditanya, ada PR atau tidak? Anak tidak mau mengerjakan PR, anak dipaksa mengerjakan PR. Setelah anak mau dibujuk mengerjakan PR, akhirnya orangtua bertengkar dengan anak ketika orangtua membantu anak mengerjakan PR. 

Kalau zaman ibu sekolah tidak begini..Kamu baca yang benar dong..kok begitu saja tidak bisa?!bla..bla  wkkwssjdjdsiffsufhu#2@^&8*89..zzzz dezziingssgs..! Hoaaa.. dan kemudian anak menangis.

Kemudian bagaiman mengenali anak Remaja? Pak Munif menyampaikan, pendapat Elly Risman Musa, 2 penyakit otak remaja:
1.       Addictif pornografi
2.       Penyusutan otak (terlalu kognitif)

Sebenanrnya Institusi sekolah dan rumah adalah fasilitator pengembang bakat anak, namun sekolah terkadang hanya membuat anak menjadi pintar hanya secara kognitif saja. Jika anak Anda mendapat nilai 9 di pelajaran Bahasa Indonesia dan Agama, apakah Anda puas? ketika anak Anda mencapai ranking 10 besar, nilai mata pelajaran apa yang membuat Anda yakin bahwa anak Anda pintar? Ya benar, Anda mengatakan anak Anda pintar ketika nilai matematika anak Anda 9 bahkan kalau bisa 10.

5 bingkisan untuk Ayah dan Bunda, Bingkisan ini adalah bagaimana anda membuat paradigma tentang Anak Anda: (Bayangkan Anda mendapat 5 kado dan kado tersebut Anda buka satu per satu, dan di bawah ini adalah isi dari kado-kado tersebut)
1.       Bintang artinya  Memandang setiap anak yang dilahirkan adalah juara

2.       Samudera artinya kemampuan anak kita seluas samudera
 ada 3 jenis kemampuan pada manusia:
a.       Akhlak-afektif
b.      Kreativitas-psikomotorik
c.       Kognitif
Contohnya adalah saat ini terjadi kastanisasi bidang studi,yang disebut pintar dan berkemampuan adalah yang nilai matematikanya 9.

3.       Harta Karun: Setiap manusia dilahirkan Multiple Intelligence. Maka orangtua harus melakukan discovering ability (menjelajah kemampuan anak kita). It's all about "The right man on the right place".

4.       Penyelam
Mencari harta karun dengan menjadi penyelam yaitu dengan kepekaan. Jika yang selalu dilihat nakalnya, disabilitynya maka jadi sulit melihat potensi anak

5.       Bakat
      temukan bakat anak Anda

Lalu bagaiman jika Anda seorang guru?
Perhatikan hal berikut: Gaya belajar guru=gaya belajar siswa
Guru harus memahami bahwa unsur kecerdasan adalah kreativitas (makes product) dan kebiasaan menyelesaikan masalah. Kreatif adalah alat untuk mempertahankan hidup. Jadi, anak itu bukan hanya dikembangkan secara koginitif saja. Selalu diberikan PR untuk di rumah. Kemudian esok paginya harus belajar lagi. Begitu terus dalam rutinitasnya.

Lalu apa pekerjaan guru? Guru melakukan 3 hal yaitu Perencanaan, mengajar, dan evaluasi. Saat ini guru kebanyakan hanya melaksanakan pengajaran saja setiap harinya, tanpa sempat melakukan kedua hal lainnya.

Lalu bagaimana membuat suami istri kompak untuk menemukan harta karun pada anak?
      1.       miliki paradigma yang sama
2.       suami istri berlomba-lomba mencari cara untuk menemukan harta karun 
3.       terakhir, komitmen. Komitmen adalah daya tahan mempertahankan paradigma

Sebuah kasus, Bagaimana kalau anak nakal, lalu berbuat kriminal? 
Setiap anak punya fitrah illahiyahnya..cari sebabnya kenapa..berlama-lama mencari penyebab lebih baik daripada berbanyak-banyak solusi tapi tidak tepat. Anak nakal adalah anak psikopati yang memiliki amigdala kecil (empati kecil) (pernyataan tambahan dari Dr. Dewi, tulisan sebelumnya). Anak hiperaktif dicenderungkan pada anak anti sosial

         Terakhir, sebuah penutup dari Pak Munif Chatib

Tak ada anak yang bodoh, yang ada ia hanya belum menemukan guru yang tepat.

Jumat, 11 Mei 2012

Menjadi Manusia Juara dan Bahagia: Hypnoparenting

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..

Rabu, 09 Mei 2012 saya dan sahabat sekantor saya, Mbak Ai Nur pergi ke sebuah seminar di gedung SMESCO Jakarta. Kami tidak sengaja menghadiri seminar tersebut. Mbak Ai mendapat email dari online bookstore bukuanakmuslim.com penawaran seminar tersebut. Kami tertarik karena seminar tersebut dihadiri oleh Pak Munif Chatib, tokoh pendidikan dari Surabaya. Penulis 4 buku yaitu Sekolahnya Manusia, Gurunya Manusia, Orangtuanya Manusia, dan Sekolah Anak Hebat dan Juara. Selain Pak Munif Chatib, ada juga Ibu Dewi Yogo P, MHt pakar hypnoparenting, dari Club Hipnosis Sehati (CSH).

Berikut Saya kutipkan rangkuman seminar tersebut

Hypnoparenting
Hypnosis adalah mendidik anak dengan sugesti positif agar anak sehat, cerdas, bahagia, dan berprestasi. Dengan begitu orangtua juga bahagia. Sejarah hipnosis dahulunya untuk menjinakkan kebinatangan manusia (animal magnetism). Konsepnya hypnosis is not sleep. Anda masih setengah sadar, Anda masih bisa menolak (saat tidur, Anda pasif).

Berikut adalah kondisi-kondisi gelombang otak
Beta (non sugestif)/kognitif  -> alfa (sugestif-sgt sugestif) -> teta (tidur) -> delta (non sugetif/mendengkur)

Hypnosis adalah melakukan deaktivasi otak kiri . Dr. Dewi mengungkapkan, bahwa acara-acara televisi yang menggunakan hipnotis adalah tipuan karena tidak mungkin ketika otak kiri di deaktivasi seseorang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan logis. 

Mbak Ai, Bu Dewi, saya :)
Beberapa Realitas saat ini yaitu Bapak dan ibu bekerja dan lingkungan pergaulan yang dinamis. Membuat hipnosis berkembang di dunia parenting. Lalu mengapa hipnosis? Karena manusia memiliki primitive instinct (alligator brain), contohnya adalah sikap malas, membangkang dsb (nafsu hewani).

Manfaat hypnosis:
1. Mencegah timbulnya psikosomatis pada anak (penyakit psikologis)
    Dr. Dewi mengungkapkan, penjahat itu masuk kategori psikopat.
2. Maintenance: menjaga ketahanan mental anak
3. Rekonstruksi: pemulihan kejiwaan karena ada trauma.

Lalu Bagaimana  melakukan Hypnosis pada anak? Caranya dengan disampaikan berulang-ulang. Seperti zikirjuga berulang-ulang. Anak pun perlu dicek rangsang empatinya. Karena anak-anak yang melakukan sikap anti sosial itu karena mereka kurang empati. Cara mengetahui rangsang empati pada anak, dengan menggelitiknya, jika ia memberi respon berarti sikap empati sudah tumbuh dalam dirinya . Jika anak tidak merespon mesti diwaspadai. Kurangnya rasa empati bisa menimbulkan anti social (tawuran, narkoba, mencuri dsb). Kemudian, berikanlah sugesti positif pada anak.Caranya katakanlah padanya, sayang..kamu lebih baik kalau (sugesti positif Anda)..(belai rambut anak Anda sekitar 15 kali). Atau katakan  ayo shalih, professor bunda (panggilan positif untuk anak) bangun..

Akhir Pembicaraan Dr. Dewi, Rangsang anak dengan apapun, tidak hanya dengan mainan agar serabut otak bekerja, sehingga banyak kategori kecerdasan yang dimiliki anak Anda (Multiple Intelligence).

Mengenai hipnosis ini mungkin ada sebagian kalangan yang belum bisa menerimanya atau masih dalam kondisi pro dan kontra. Namun, menurut Saya, banyak hal positif yang dapat diambil dari pemaparan Dr. Dewi mengenai hipnosis. Pesan terpentingnya adalah bahwa Agama adalah panduan yang benar dan jelas mengenai bagaimana Anda mendidik anak Anda :). Islam sudah cukup menjadi referensi kita dalam mendidik anak. Hipnosis ini ada untuk membuktikan kebenaran ajaran Islam mengenai pendidikan anak.





Rabu, 18 April 2012

Dan Sebutir Garam pun Kuminta pada Allah

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..

Apa yang terpikir olehmu tentang do'a? permohonan bukan?
apa yang kamu harapkan dari do'a? pengkabulan bukan?

ya, semua do'a pasti Allah kabulkan..ada yang sesuai dengan keinginan manusia adapula yang tidak sesuai dengan keinginan manusia. Namun itu, Allah berikan untuk yang terbaik bagi pemohonnya. Bahkan untuk dihindarkan dari sebuah musibah sebuah do'a dikabulkan tidak sesuai keinginan manusia. Do'a pun bisa saja tidak dikabulkan di dunia namun bisa saja dikabulkan Allah di akhirat kelak. Ada juga do'a yang cepat dikabulkannya.

Kali ini, saya mau berbagi tentang do'a yang Allah begitu cepat mengabulkannya. Saya mengalaminya empat hari terakhir. Empat hari berturut-turut. Kebiasaan saya, selalu ketika menghadapi sesuatu hal, ketika terpikir tentang sesuatu, membiasakan diri untuk berdoa dalam hati. Bergumam apapun. Sejak saya masa SMP ketika bertemu pedagang asongan pagi hari mau berangkat sekolah, selalu sempatkan berdoa, ya Allah lapangkan rizkinya, mudahkan ia mendapat rizki. Kenapa ? karena saya teringat kedua orangtua saya.

diambil dari padiemas.blogdetik.com
Atau ketika macet di jalan saya hampir terlambat mencapai tempat tujuan, saya selalu berdo'a. Ya Allah yang Maha Menguasai jalan ini, bukakanlah jalan ini untukku, jauhkanlah dari macet dan terlambat. Engkau yang menguasai kendaraan-kendaraan ini. Alhamdulillah terkabul saya tidak telat. Pernah saya share dengan teman dosen, yang khawatir pulang kemalaman karena kabarnya jalanan macet karena ada demo. Alhamdulillah ia berdoa seperti itu, lancar sampai rumah.

Empat hari ini, do'a-do'a saya meluncur dengan sederhana. hari Jum'at, 13 April 2012 saya pulang bersama teman kantor saya, Mbak Ai Nur Bayinah, dia sedang hamil muda, jadi dia tidak pulang naik motor. Dia pulang bersama saya naik angkutan umum. Cuaca di Sawangan ini kalau sore sungguh tidak menentu. di Sawangan hujan, bisa saja di Ciputat tidak hujan atau sebaliknya. Atau bahkan sama-sama hujan deras. Ketika kami sudah sampai daerah Cinangka, Hujan cukup deras. Saya bingung, karena teman saya ini tidak punya payung. Lalu saya berujar, Ya Allah mudah-mudahan nanti sampai Ciputat hujannya reda. Dalam hati ini berisi kekhawatiran terhadap Mbak Ai, jangan sampai dia kehujanan. Alhamdulillah, ternyata pas sekali di daerah Gaplek, jalanan terlihat basah habis hujan. Di Ciputat sudah selesai hujannya. Terkabullah doaku.

Esok Seninnya pun, kami mengalami hal yang sama. Namun, hujan turun setelah kami melewati Gaplek, agak khawatir juga, karena ini sudah masuk daerah Ciputat. Tapi Mbak Ai bilang, "Ayo I, do'a lagi." Saya pun  bilang, "Yah Mbak ini kayanya bakal sampai Ciputat deh." "Tapi ya udah deh aku berdoa aja." kata saya. You Know What, ketika kami sampai ke daerah arah Pamulang, hujan berhenti ! Pas sekali sekitar 50 meter Mbak Ai turun dari angkot.

Hari Selasa, 17 April 2012. Beras merah di rumah saya habis. Nenek dari Ciamis mengirimkan beras putih cukup banyak kepada keluarga kami. Alhasil, Ibu saya tidak membeli beras merah lagi. Saya pribadi agak kecewa. Karena memang sudah berkeinginan untuk kontinyu makan nasi merah. Dalam hati, "Hmmh beras putih ini memicu diabetes, yang terpenting lagi ini menggagalkan program makan sehat dan sekalian diet nih :p." Dengan berat hati membawa nasi putih ke kantor, itu pun dalam porsi yang sangat sedikit. Karena saya sudah membiasakan sedikit porsi saja jika memakan nasi. Selama perjalanan dari rumah ke kantor saya berdo'a, Ya Allah mudah-mudahan nanti di kantor, saya menemukan alternatif makanan supaya saya tidak makan nasi putih. Saya sendiri tidak tahu itu apa.

Sekitar jam 10 pagi. seorang teman dosen yang juga teman proyek audit Mbak Ai menunaikan janjinya untuk mentraktir jika fee audit cair. Alhasil makan siang hari itu kami pergi ke suatu restoran, yang bahan bakunya roti dan pasta. Saya tersadar ketika perjalanan menuju restoran. Bukankah ini doa saya tadi pagi?
"Ya Allah aku do'a ini Mbak tadi pagi." kata saya.


Lalu, hari ini, 18 April 2012. Saya terlupa untuk beli beras merah kemarin, dan sebenarnya diawali dengan ragu membelinya (baca: kondisi keuangan yang tidak cukup jika beli beras merah saat ini) hingga akhirnya lupa (atau dilupakan?). Tapi saya tetap saja membawa nasi putih, saya pikir tidak perlu terlalu berlebihan menolak nasi putih. Bahkan Bapak saya berkata, "Kamu kan dari kecil sudah makan nasi putih..gak apa sekali-kali makan nasi putih." Lalu, apakah kejutan dari Allah pagi ini? Tiba-tiba customer service STEI SEBI berkata seperti ini, ketika saya akan mengisi presensi "Ii, aku taruh beras merah di meja kamu, Alya sudah tidak suka nasi merah, dia suka nasi putih sekarang. Maaf ya, aku kasih kamu yang bekas Alya." Begitu kata Mbak Erna yang cerita tentang putrinya, Alya yang sudah tidak suka nasi merah.
diambil dari republika.co.id

Saya hanya Bengong. MasyaAllah dalam hati. Lalu saya ke ruangan saya, bertemu dengan Mbak Ai, "Mbak, Mbak Erna kasih aku ini, Waduh yang organik lagi." Lalu teman kantor yang lain, Erina juga membawakan sereal beras merah. Kalau ini, dia sudah berjanji membawakan ini ketika kemarin pulang dari restoran. Mbak Ai berkata, "Wah, doa ii terkabul lagi."

Sederhana..sungguh sederhana. Kemarin saya berbicara dengan Mbak Ai,
"Mbak, aku jadi teringat yang sahabat Rasul pernah bilang, "..dan Bahkan sebutir garam pun aku minta pada Allah."
"Iya ya, kadang kita berpikir doa yang besar-besar saja, Jadi sulit bersyukur untuk hal-hal yang kecil." kata Mbak Ai
"Kadang kita suka berpikir, nanti saja deh doanya disimpan, minta mulu kayanya." katanya lagi.
"Tapi, Allah suka kita meminta, kita sombong, kalau tidak meminta, karena Allah yang menguasai kita." kata saya.

Sebenarnya, untuk saya, ini sebuah bukti dari Allah untuk tidak pernah sedikitpun lelah berdoa, menyerah atas doa-doa yang sudah dipanjatkan. Ya, saya mengakui, muncul sedikit rasa lelah, ketika saya berdoa tentang sesuatu yang sudah lama saya panjatkan, mungkin sekitar dua tahun lebih, namun belum kunjung Allah kabulkan. Allah perlihatkan ini semua. Selain itu, saya pun merasakan Allah mengabulkan doa-doa saya dalam bentuk yang lain. Allah beri kebahagiaan yang mungkin orang lain inginkan juga. Saya mendapatkannya. Saya dibukakan kesempatan untuk S2 dan diberi rizki yang sesuai dengan kebutuhan.

Allah..maafkan atas segala kelelahanku. semoga ini selalu menjadi cambukku.