Ayo Berbagi Cerita

Disini silakan kamu berbagi cerita dan cita-cita..karena dengan bercerita cita-citamu akan diketahui banyak orang: bersilaturohim!

silaturohim memperluas rizqi kan..nah, mudah-mudahan dengan orang-orang tahu cita-cita kita, mereka menjadi perantara Alloh untuk membantu mewujudkannya.....^_^v

Biar Rebah Jangan Pernah Berubah..

Biar Terbuang Jangan Pernah Berhenti Berjuang!!

Senin, 18 Januari 2016

Cara Hasan Al Banna Memilih Istri



Hasan Al-Banna, Sang pembaru Islam Abad 20. Kesungguhan dan keteguhannya memikul amanah dakwah Islam, melahirkan ribuan bahkan jutaan orang yang memiliki kepedulian besar terhadap penyebaran Islam di berbagai penjuru dunia.

Selalu ada perempuan hebat dibalik laki-laki hebat. Setelah Allah sebagai sandaran utama, serta selain Ibunda, peran istri beliau dalam dakwah adalah peran yang luar biasa. Ditengah kesibukan suaminya  sebagai tokoh dakwah, guru, ustadz, dan aktivis organisasi dakwah, sang istri berhasil menempatkan diri dengan kondisi  tersebut. Sehingga anak-anak mereka menjadi orang-orang shalih di masa sekarang. Sejak awal pernikahan kemudian syahidnya sang suami dan bahkan 19 tahun setelahnya sang istri adalah pendukung dan penerus perjuangan dakwah Hasan Al Banna.

Lathifah, istri Hasan Al Banna

Namanya Lathifah Husain Ash Shuli. Ia lahir dalam keluarga yang taat. Ayahnya, Haji Hasan Ash Shuli, salah satu tokoh agama yang simpatik dengan pribadi dan dakwah yang disampaikan Hasan Al Banna.

Ibunda Hasan Al Bana berhubungan baik dengan beberapa tetangga. Salah satunya dengan keluarga Ash Shuli. Beliau mendengar lantunan tilawah Al-Qur’an yang indah dan bagus dari Lathifah. Ibunda melihat air muka Lathifah dan merasakan pancaran sinar keimanan yang sangat kuat di wajah Lathifah.  Ibunda menyampaikan kriteria pendamping hidup putranya kepada Lathifah. Namun, Lathifah belum mengerti apa maksud dibalik keterangan itu.

Ibunda bermusyawarah dengan suami dan Hasan Al Banna mengenai keinginan beliau untuk menjadikan Lathifah sebagai menantu.  Hasan Al Banna, karena baktinya terhadap orangtua, menerima ajuan ibunya ini. Baginya apapun yang diberikan orangtua, itu adalah kebaikan yang paling baik untuk dirinya.

Tak lama setelah itu, Hasan Al Banna bersama sang ibu datang untuk melamar lathifah. Saat itu semua yang hadir turut bahagia dan bersyukur atas pinangan ini.

Khitbah, Akad Nikah, Resepsi dalam Dua Bulan
Proses berkeluarga Hasan Al Banna begitu sederhana, simple, dan cepat. Dimulai dari perkenalan ibunda dengan calon istri, lamaran, akad nikah, dan resepsi semuanya dilakukan tidak sampai dua bulan.

Bagi sementara orang, fase pernikahan yang cepat mengundang banyak pertanyaan, bahkan gugatan. Tak sedikit orang memandang bahwa fase lamanya perkenalan laki-laki dan perempuan sebelum menikah, sangat menentukan kualitas rumahtangga yang akan mereka bangun.

Padahal, inti masalahnya bukan pada cepat atau lamanya mereka berkenalan. Melainkan pada kualitas individu yang akan membangun rumahtangga itu. Belum lagi wabah penyakit hati dan kemudian perilaku dosa yang pasti muncul akibat proses perkenalan laki-laki dan perempuan yang cenderung lama menuju pernikahan antara mereka.

Proses pernikahan Hasan Al Banna dan istrinya, adalah salah satu contoh bahwa kebaikan sebuah rumah tangga, tergantung dari kualitas individu yang membangun rumahtangga itu. Hasan Al Banna suatu ketika pernah mengatakan, “ Sepertinya Allah swt ingin meringankanku untuk menghadapi banyak ujian, Allah member kesempatan kepadaku untuk menikah, dan prosesnya begitu mudah dan sederhana. Khitbah (lamaran) sekitar awal Ramadhan, lalu akad nikah malam ke 27 bulan Ramadhan di tahun yang sama. Disusul resepsi tanggal 10 Dzulqa’dah masih di tahun itu juga. Selanjutnya Allah pun menetapkan ketetapan-Nya, Alhamdulillah.”

Sumber: Buku “Persembahan Cinta Istri Hasan Al Banna”
Penulis: M. Lili Nur Aulia (2010)
Penerbit: Tarbawi Press

Disajikan ulang oleh : Ii Holillah (2016)


Selasa, 15 September 2015

Untukmu Para Pemilik Online Shop

Saat ini banyak pengusaha yang mulai merambah ke dunia online atau internet untuk meningkatkan penjualan produknya. Sosial media menjadi alat marketing produk mereka seperti blog, facebook, twitter, BBM, WhatsApp, LINE, Instagram, dan sebagainya. Dari berbagai alat yang dipakai, semuanya menggunakan gambar untuk menarik minat konsumen. Ya, karena cara menjualnya jarak jauh dan tidak bertemu langsung maka foto produk adalah cara paling efektif untuk menarik minat dan memvisualisasikan produk yang akan dijual.

Foto produk sangat berperan penting disini. karena barang tidak diperlihatkan secara langsung. para pembeli hanya mengandalkan foto untuk memutuskan akan membeli atau tidak. Oleh karena itu, foto produk yang menarik jadi hal mutlak bagi online shop. Buatlah foto produk sesempurna mungkin.
Produk yang difoto dengan penuh artistik dan pencahayaan yang baik tentu lebih menarik dibandingkan yang dijepret di atas lantai bukan?

Anda harus sadar bahwa kini konsumen bersikap lebih kritis terhadap tampilan online shop Anda. Konsumen cenderung batal melakukan transaksi jika foto produk yang ditampilkan tidak berkualitas dan tidak memberikan rasa percaya. Jadi jangan pernah ragu untuk mengeluarkan sebagian dari budget Anda untuk mendapatkan foto yang berkualitas demi tampilan online shop dan produk yang Anda tawarkan.

Mulai banyak pemilik toko online yang menjual produk dengan foto yang menarik. Mereka pelajari tekniknya secara otodidak atau menyewa fotografer professional. Tentu keduanya membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Bagi Anda tidak memiliki cukup waktu dan biaya , bagaimana caranya untuk bisa mengetahui teknik foto produk yang baik serta bisa langsung mengaplikasikannya untuk diupload ke online shop?
Anda dapat mengikuti workshop singkat untuk mengetahui teknik-teknik inti foto produk serta dapat langsung Anda aplikasikan saat workshop. Tentunya langkah ini menghemat waktu dan biaya. Sudah pasti Anda ingin segera menarik minat pembeli dengan hasil karya foto produk buatan Anda sendiri.

Bagi Anda yang kesulitan menemukan  event workshop foto produk, ikuti workshop berikut 


Yuuuk belajar bareng-bareng!
Daftar sekarang juga!

Rabu, 29 April 2015

Antara Dua Cinta

Apa yang ada jarang disyukuri
apa yang tiada selalu dirisaukan
nikmat yang dikejar baru kan terasa bila hilang
apa yang diburu timbul rasa jemu bila sudah didalam genggaman

ia ibarat air laut
diminum hanya menambah haus
nafsu bagaikan fatamorgana di padang pasir
panas yang membara disangka air
dunia dan nafsu bagai bayang-bayang

Tuhan leraikan dunia yang berdiam di dalam hatiku
kerana disitu tiada ku mampu mengumpul dua cinta
-------------

itulah potongan lirik Antara Dua Cinta yang disyairkan oleh Nazrey Johani, munsyid Malaysia, yang dahulunya adalah pentolan tim nasyid Raihan. Cinta antara siapakah?
Hidup kita selalu dihadapkan dengan dua cinta. Cinta pada tempat kita bernaung dalam kehidupan. Cinta pada dunia dan akhirat. Cinta pada dunia selalu disandarkan pada nafsu, nafsu yang tidak manusiawi. Nafsu manusiawi oleh Allah ditempatkan pada sebuah keuntungan dunia dan akhirat. Betapa indahnya.

Cinta pada akhirat...
inilah yang diungkapkan pada lirik tersebut, tiada mampu kita mengumpulkan dua cinta.
kecintaan pada akhiratlah yang dimaksudkan syair ini. Ingin pisahkan diri dari kecintaan pada dunia

Cinta pada akhirat yaitu mengutamakan kepentingan akhirat dibandingkan kepentingan dunia.
Atau .... bahkan kepentingan akhirat dilaksanakan demi kepentingan dunia!

sudahkah kita merasa bergembira menanti adzan?
sudahkah kita bersegera berwudhu menjelang waktu shalat?
sudahkah kita bersegera berzakat dan bersedekah ketika menerima penghasilan?
sudahkah kita bercita-cita untuk mati syahid?

*bercita-cita mati syahid memotivasi kita untuk selalu melakukan kebaikan saat kapanpun karena kematian yang selalu mengintai kita. Sangat takut ketika berbuat dosa, sehingga bersegera untuk bertaubat setiap hari. 


Kamis, 05 Juni 2014

Merubah Hidup Dengan Ramadhan

Kaifa Tughoyyir Hayaataka 'Inda Ramadhan (Bagaimana Merubah Hidup Kita Pada Bulan Ramadhan)

Oleh Syaikh Kholid Adh-Dho’yan (Abu Faishol)
Direktur WAMY Regional Arab (Membawahi Asia)
Tarhib ini diterjemahkan oleh, Ahmad Muthi,Lc., M. Si. (Sekretaris WAMY Indonesia dan Dosen STEI SEBI)
pada acara Tarhib Ramadhan, Senin, 2 Juni di Masjid Al Yarmuk, STEI SEBI

      Syaikh Kholid ini pensiunan Guru, sudah menjadi Guru selama 30 tahun lebih. Keunikannya melakukan pengajaran dengan simulasi.

Dalam setiap Ramadhan harus ada amalan yang lebih baik. Ramadhan sebagai bulan perubahan. Kita tidak tahu apakah akan berjumpa dengan Ramadhan walau beberapa hari lagi. Berikut  ini adalah contoh perbuatan buruk, seperti, merokok, iri dengki, cerita cinta, flashdisk berisi video kurang terpuji, obrolan berlebihan antara laki-laki dan perempuan, tidak menghargai waktu, jorok, suka berbuat onar, banyak tidur, banyak bercanda, banyak menonton tv, memata-matai (tajasus), ghibah, dsb. Apakah kita siap mati dengan perbuatan ini? Dan ingat Ramadhan ini ada piala dunia.

Untuk berubah, ada beberapa bagian yang perlu kita ketahui,

Bagian 1 – Persiapan untuk berubah

1.       Membuat program pribadi

Kalau kita melakukan perbuatan 6 sampai 21 kali maka kita akan terbiasa. Ramadhan selama 29-30 hari jika kita ingin berubah, maka ini kesempatan.

2.       Mengambil keputusan

Kalau ingin meninggalkan perbuatan buruk,kita sendiri yang memutuskan. Seperti saat  mau berbuka apakah kita perlu izin pada suami dan dosen?

3.       Keluar dari zona nyaman-kebiasaan

Kebiasaan yang buruk bahkan mubah kita inovasikan (tinggalkan) pada bulan Ramadhan.

4.       Mengatur waktu

Dalam Ramadhan,kita dapat mengatur waktu dengan baik. Sahur dan berbuka menjadikan kita disiplin. Kita ini umat yang menghargai waktu (terbukti dengan shalat 5 waktu).

5.       Pencapaian pribadi

Punya target pencapaian pribadi

Bagian 2 – Syarat Perubahan

Seperti QS 13:11, Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kalau kaum tersebut merubahnya.
Berikut ini cara meraih kesuksesan. Ada 7 cara, kesuksesan ini ada dalam kamar Anda.
1.       Atap, ada obsesi duniawi-ukhrawi (masuk syurga, bertemu rasul dan sahabat). Kita punya obsesi yang tinggi,semakin tinggi semakin sulit meraihnya.
2.       Jendela, bila melihat keluar,punya pandangan jauh ke depan.
3.       Jam, mengatur waktu sesuai rencana
4.       Pintu, bersungguh-sungguh membuka pintu dan dengan jalan yang baik.
5.       Cermin, melihat diri kita (sebelum merubah orang lain).
6.       Baju, perbaiki kesalahan,baju yang tidak dipakai lagi dibuang bukan?
7.       Tanah/Bumi yang dipijak, bersujud menjalin hubungan yang erat pada Allah.

Syarat lain,untuk meraih kesuksesan,

-          Ada keinginan kuat dari dalam diri.

-         Punya pengetahuan tentang perubahan, gunakan berbagai cara.

-          Dengan berbagai cara,dari cara yang minimalis sampai yang ekstrem.
Ada kisah seorang teman syaikh, yang sulit untuk bangun subuh berjamaah di masjid, walau sudah pakai waker dari yang besar dan kecil. Hingga akhirnya ia minta pada temannya untuk mengikat kakinya, sehingga jika waktu subuh tiba temannya tinggal menarik dari bawah jendela :0

-          Saling mengingatkan dengan teman

Bagian 3 – Metode Perubahan

1.       Tulis apa yang akan dilakukan (sebelum tidur)

Buatlah prioritas amalan mulai dari yang sangat penting, penting, dan tidak penting. Amalan-amalan dasar seperti shalat,berdoa, puasa,tilawah Qur’an, birrul walidain (berbakti pada orangtua) jadikan prioritas sangat penting. Agar tidak ada peluang berbuat dosa.

2.       Tulis pertanyaan kenapa ingin meraih itu ? karena …… (tulis dalil atau motivasinya)

3.       Tentukan waktunya kapan? à Ramadhan ! kita tentukan waktunya agar setelah ramadhan kita telah terbiasa.

4.       Lakukan/Praktikkan yang ingin kita raih sesering mungkin.

5.       Do’a di waktu mustajab, pada saat berbuka, antara adzan dan iqamah, saat khatib naik mimbar,dan do’a berulang-ulang.


Sebuah kisah tentang Qiyamul lail
Apakah Anda mengenal Harun Ar-Rasyid? Seorang Khalifah di masa Dinasti Abbasiyah. Oleh media, ia digambarkan sebagai orang yang hidup mewah dan memiliki banyak selir. Padahal Harun Ar Rasyid adalah seorang khalifah yang satu tahun berhaji, satu tahun kemudian berjihad. Istrinya bernama Zubaidah. Zubaidah berinfaq penyediaan air bersih dari Mina-Mudzalifah-Arafah. Pada saat ia telah wafat, seorang temannya bermimpi Zubaidah masuk syurga,kemudian dipertanyakan apakah karena infaq penyediaan air? Ternyata bukan infaq tersebut yang membuatnya masuk syurga. Zubaidah masuk syurga karena amalan tersembunyi miliknya,  ia tiap malam tahajjud 2 rakaat!

I Miss You Ramadhan....

Selasa, 21 Januari 2014

Jaminan Allah Atas Rizki


"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah Rizkinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab  yang nyata (Lauhul Mahfuz)" (QS Hud ayat 6)

hmmh betapa sering kita khawatir kehilangan pekerjaan..kekurangan uang
hewan melata pun Allah janjikan rizkinya. Mereka diberi naluri dan kemampuan untuk mencari rizki.
Kenapa kita manusia sering khawatir??
sehingga mencari rizki jadi tameng atas segala alasan untuk kita jauh dari Allah
Bukan bertambah dekat dengan Sang Maha Pemberi Rizki.
Bagi manusia, pada umumnya mencari rizki dengan bekerja
bekerja ini tujuannya adalah untuk memudahkan dalam beribadah pada Allah
begitulah menurut para ulama mengenai al-kasb (bekerja).
bekerja ini agar tulang punggung kita bisa tegak dan kita bisa beribadah pada Allah. Bisa berzakat dan shadaqah.
Apakah boleh mencari rizki agar kaya?
menurut imam asy-syaibani ini diperbolehkan, namun itu semua dalam rangka memperkuat ibadah kepada Allah.
yang menarik, justru Asy-syaibani mengisyaratkan setelah punggung kita tegak dalam beribadah (sudah cukup) maka kita harus segera memikirkan akhirat. Tidak perlu lagi mencari lebihan (bekerja supaya kaya). Itulah konsep mencari rizki yang dirumuskan oleh Asy-syaibani (Ulama yang merupakan murid Imam Abu Hanifah).

yaa...mari kita yakini Allah tidak akan luput dalam jaminannya.
Mari optimal berlari pada Allah
Bekerja bukan membuat kita lalai...
lalai shalat..
lalai tilawah minimal 1 juz per hari
juga lalai berbakti pada suami :)

See you...

Senin, 20 Januari 2014

Hujan





pkspiyungan.org
"Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu hanya seperti air (hujan) yang kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah tanaman-tanaman bumi dengan subur (karena air itu), diantaranya ada yang dimakan manusia dan hewan ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan berhias, dan pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya (memetik hasilnya), datanglah kepadanya azab Kami pada waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanaman)nya seperti tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada orang yang berpikir." (QS Yunus ayat 24)

Subhanallah... sebegitu singkatnyakah kehidupan dunia? awalnya terasa indah dan subur...
terbuai dibawanya...
merasa sudah menggenggam semuanya...setelah sangat ingin menguasai apapun di dunia ini..
seketika Allah luluhlantakkan dengan segala kejadian yang tak dapat diterka oleh akal manusia.
logis..semuanya logis..Allah tetapkan sebuah balasan bagi pencinta dunia ini..

Hujan...

Rabu, 16 Oktober 2013

Allah Maha Mengabulkan Do'a

jadi ingat pernah menulis di blog ini rangkaian do'a
MasyaAllah indahnya... saya yakin Allah akan kabulkan satu per satu
Hamdan wa syukr lillah
ini linknya
http://iiholillah.blogspot.com/2013/01/jakarta-bandungbandung-jakarta-oktober.html

ingat sekali do'a ini saya tulis dalam perjalanan pulang ngebolang bersama sahabat saya Kak Nurliana
saya sangat senang berdo'a dalam perjalanan, karena pada saat inilah waktu mustajab
apalagi waktu itu perjalanannya bukan dalam rangka maksiat.. semoga Allah mengampuni.

pada saat itu energi diri dan jiwa ingin bersyukur sebanyak-banyaknya pada Allah, begitu banyak nikmat Allah telah berikan. Pada saat itu pun terbersit ingin berdo'a khusus untuk persiapan berumahtangga. Karena menurut saya ini adalah proyek besar kehidupan, bisa Allah ridhai karena sholih dalam berumahtangga atau bahkan bisa sebaliknya dapat murka Allah. Na'udzubillah.
hingga akhirnya do'a inilah yang senantiasa saya ungkapkan pada Allah selepas shalat wajib, sunnah, dan berbagai kesempatan
Ya Allah, terimakasih Engkau telah beri semua padaku..ada hal yang kupermohonkan, yang saat ini aku berharap segera Engkau kabulkan.. do’aku..jika aku menikah nanti tetapkanlah aku dalam dakwah ini. Kuatkanlah hatiku untuk ada dalam dakwah. Berilah aku suami yang ia MencintaiMu dan Engkau pun Mencintainya. Berilah aku suami yang mencintai dakwah. Berilah aku suami yang baik untuk dunia akhiratku. Berilah aku suami yang keluarganya bisa bersatu dengan keluargaku dalam iman kepadaMu. Berilah aku suami yang menyejukkan hatiku. Berilah aku suami yang menjauhkanku dari maksiat. Jadikanlah aku istri yang juga seperti suami yang aku harapkan. Berilah kami keturunan yang membela agamaMu. Jadikanlah kami keluarga pendukung dakwah, barisan terdepan dalam dakwah. Jauhkan kami dari godaan dunia. Jadikanlah kami keluarga sejahtera dunia-akhirat. Masukkanlah Orangtuaku, Mertuaku, Adik, Kakakku, Aku, suamiku, keturunan2 kami, keluarga besar kami, Mad'u2 kami, Keluarga Dakwah kami ke dalam SyurgaMu yang Nikmat.
Aamiin ya Allah..
Jakarta-Bandung, Primajasa Bandung-Lb.Bulus
Oktober 2012, 16.30 WIB
ini H-11 menjelang 22 Dzulhijjah 1434 H, pada waktu tersebut InsyaAllah saya akan menikah (semoga sampai umur kami pada hari itu)
Yaa Rabbanaa...jadikan kami hamba-hamba yang Engkau Ridhai

Mardhatillah - Undangan euy Undangan


'alaikumsalam yaa ihol...
(jawab salam di bawah hehe)
weiits mau nikah hol
surprise..surprise...ga kedengeran ujug2 nyebar undangan aja..
begitu kata temen2..
'alaa kulli hal, y udah deh mau posting aja yaa
gak usah panjang kata-kata... action ajah braay (udah mau nikah masih ngalay gini saya -.-)
antara ga kreatif dan males ni cuma posting gambar
pi duana wae ya ku urang sadaya..sadulur..saiman :) (mohon doanya yaa saudara2 seiman, semoga jadi hamba mardhatillah..istiqomah dan muntijah dalam dakwah)






Asa

Masya Allah sibuk..
belum sempat lagi update blog

barakallahufikum yaa..
Semoga Allah mengizinkan kita syahid dan syahidah fii sabilillah
berada dalam jannah Allah...


Rabu, 17 Juli 2013

Ramadhan: Syahru Al-Muwasat

Apakah itu Al-muwasat? Al-muwasat adalah penamaan ramadhan yang artinya kepekaan (solidaritas sosial).
Ya, Salah satu sebutan bagi Ramadhan kata Rasulullah adalah Syahrul Muwasat.

Keren yaa, selain syahrul Mubarak, syahrul Qur'an, dan syahrul-syahrul lainnya..ternyata ada istilah ini untuk Ramadhan. Ramadhan mengumpulkan semua kebaikan dalam satu waktu. Beragam amal shaleh bisa dikerjakan dan berlipat-lipat pula pahalanya.

solidaritas sosial itu semacam membantu sesama lah ya.. berbagi dengan pihak lain, mempersempit jurang pemisah antara si Kaya dan si Miskin. Sebenarnya banyak ang bisa kita lakukan untuk solidaritas sosial ini seperti, mendoakan kaum muslimin, bersilaturahim, membela agama dan negara dari penjajahan (MasyaAllah, terpujilah tindakan rakyat Mesir Pro Mursi), dan yang cukup penting juga berzakat serta sedekah. Subhanallah.

Saya jadi ingat dengan kejadian akhir-akhir ini. Kejadian yang menyayat hati. Saat pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Saat pemerintah memutuskan untuk membagikan BLSM sebagai kompensasi naiknya harga-harga di masa-masa kritis (menjelang tahun ajaran baru, ramadhan, dan idul fitri). Pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) atau saya lebih senang menyebutnya BALSEM ini menuai kontroversi juga. Mulai dari data yang tidak valid sampai ada yang harus pingsan berdesak-desakkan. Fiuuuh..itukah yang disebut memuliakan manusia?. Saya yakin orang-orang miskin ini pasti terluka hatinya. Demi 150ribu ku rela tak "dimanusiakan".

Kembali, ke syahrul muwasat, semoga dari kejadian di atas momen Ramadhan ini bisa jadi penyembuh luka-luka. Luka-luka para fukara wal masakiin (fakir dan miskin). Dengan kita tunaikan sedekah dan zakat semoga luka-luka itu bisa terobati.
gambar dari islamicreliefcanada.org

(Ah.. kata siapa..buktinya kasus-kasus pemberian zakat banyak juga tuh yang makan korban, sampai meninggal segala !)

ya Saya akui..seringkali hal itu terjadi. Tapi apakah kita perhatikan? karena apa korban berjatuhan?
setiap kasus yang coba saya amati, salah satu akar permasalahan adalah pembagian zakat yang dilakukan secara individu. Boleh jadi, dengan manajemen yang kurang baik dan komprehensif. Maka, tak heran bisa ada yang bertengkar, menipu, dan bahkan memaksa untuk dapat zakat dari Bapak Haji A, Masjid B, atau Caleg C. Pihak-pihak yang berniat baik ini baru sekedar menunaikan niat baik, namun kalau boleh saya sebut belum pakai cara yang baik.

Bagaimanakah cara yang baik itu?
Perkembangan terkini menunjukkan bahwa zakat ataupun sedekah sebaiknya dihimpun dan disalurkan melalui lembaga yang ditunjuk/diakui/terdaftar pemerintah. Ya , kata lainnya melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ). Kenapa? karena LAZ inilah yang melakukan proses-proses manajemen dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Mulai dari sumber data, daerah, potensi bahkan program pendayagunaan untuk mustahik sudah dikaji terlebih dahulu oleh LAZ, dan amil yang ada di LAZ digaji penuh (profesional) untuk melaksanakan tugas tersebut.

Nah, mari hayati Syahrul Muwasat sambil kita lakukan niat amal sholih kita dengan cara yang benar.

Yuk Tunaikan Zakat dan Sedekah ke Lembaga Resmi :)

Saya bisa bantu, beri referensi
Kamu bisa tunaikan solidaritasmu ke lembaga berikut

Yayasan Akhlak Mulia Sejati (YAMS) - 
(Associate/Trustee of Rumah Zakat http://www.rumahzakat.org/ )

No. Rek Bank Syariah Mandiri, Pondok Indah : 7000524648
an Yayasan Akhlak Mulia Sejati

atau kalau mau Layanan Jemput ZISWAF bisa menghubungi 
082125440822 / 081218291509

info lanjutan bisa kontak Saya di twitter @IiHolillah 

Oke, sekian selamat berpuasa...Ramadhan Mubarok !

Yayasan Akhlak Mulia Sejati (YAMS)
Jl Karang Tengah I RT 001/08 No.78
Lebak Bulus, Jakarta Selatan
#RisalahZakat

Selasa, 02 Juli 2013

Realitas Kehidupan #1 #2 #3 ... #1Juta

Saat menghadapi realitas kehidupan tergambar sosok diri yang sebenarnya.
Kedewasaan teruji
Rasionalitas seolah tanpa batas
Namun adakah Allah Sang Penentu jadi labuhan pertama?
labuhan pertama saat realitas kehidupan menyapa

sepele...hanya sekedar bertanya nomor sepatunya berapa?
*deg.. itu realitas buatku
baru sadar suatu saat pertanyaan ini menjadi sangat penting
selama ini selalu terfokus pada diri sendiri
bisa jadi fokus pada umat hanya katanya
ya itu teruji ketika barisan orang sedarah meminta haknya
untuk didengarkan, dituruti, dan diprioritaskan

ya ya ya... ini baru realitas kehidupan #1
selanjutnya akan ada jutaan episode
berlatih dari sekarang menghadapi realitas
kadang cengar-cengir ini harus dikurangi
nyolot penuh emosi mau menang sendiri dilempar saja mungkin ke tong sampah

kadang cengar-cengir juga membahagiakan jiwa
nyolot penuh emosi yaa saat ada di medan pertempuran dengan penjahat saja lah

seperti ingin mengambil kembali masa-masa kemarin
ingin bersyukur sebanyak-banyaknya atas segala keleluasaan
saat belum tahu bagaimana berhadapan dengan realitas hidup

ya Rabbi..
ampuni dosa-dosa hambaMu ini
sejuta episode realitas Engkau berikan
sejuta cerah juga kuharapkan dariMu

kembali aku padaMu...

Mampukan aku untuk bersyukur ya Allah...
saat sabar mungkin bisa dilalui
saat syukur belum tentu si sombong ini dapat melaluinya
hanya bashirah (penglihatan hati)Mu yang dapat membuka nadzar (penglihatan mata) ini




Senin, 17 Juni 2013

Kamis, 30 Mei 2013

Al-Umr

Alhamdulillah..Alhamdulillah... Alhamdulillah

Terimakasih ya Allah telah memberi berjuta-juta nikmat

setiap 30 Mei.. selalu ada rasa yang berbeda
ya..saya dilahirkan Allah ke dunia di tanggal tersebut.

sebenarnya tidak membiasakan diri mengingat..mengucap.. selamat ulang tahun..
tapi kalau ada kado dan traktiran mah ingat banget hehehe

sebelumnya di awal 2013 sempet horor menghadapi usia 25 tahun
Ya Allah perasaan baru kemarin deh lulus SMA kok udah segini aja

dan kalau melihat adik2 kelas di kampus ..ih kok mereka keliatan lebih tua yaa dari gue hehehe
apa saya aja yg masih merasa bocah

hmmh 'Alaa kulli hal, banyak sekali nikmat dan hikmah selama perjalanan menjejaki kedewasaan akhir-akhir ini (sok dewasa kali ya)..

kehororan yg dimaksud bisa jadi karena merasa bentar lagi going thirty
MasyaAllah..
apa iya masih ada umur
terus..yang paling bikin takut pada saat itu..
nek lu belum nikah nek.. (ngomong sama diri sendiri)

after 25, pasti beda deh nuansanya
begitu, perkiraan dulu..
eh tapi sekarang gak tuh..ga ngerasa gitu

sekarang merasa damai..
damai karena merasa yakin akan setiap takdir Allah itu baik :)

evaluasi juga siih..
kenapa ya..sama Allah belum dikasih rizqi menikah (dulu mikir gini)
oh..masih banyak maksiat nih
ya Allah ..masih ada dosaku yang menghalangi ridhoMu
atau shalatku yang masih belum berkualitas
atau imanku yg masih compang camping
atau syahwatku yang terlalu besar

awalnya sempet menolak renungan diri itu
ah masa sih saya sebegitunya

eiit tapi yg tahu siapa kita sebenarnya kan Allah dan kita sendiri
(bahkan ada orang yang tidak kenal siapa dirinya sebenarnya)

makin kesini makiiin banyak belajar
misal, oh iya ya ketika menikah tujuannya gak lurus
jelek juga dilihatnya
di mata manusia aja jelek apalagi di mata Allah

jadi sadar..
memangnya kamu nikah krn pengen pamer ya sama khalayak yaa?
hei aku udah punya pacar..
bisa foto berdua, gandengan tangan, berpelukan
bisa bikin status ayang-ayangan di BBM, Facebook, dan Twitter

kadang karena terlalu ingin, terlalu galau, terlalu bahagia
jadi kaya bukan kita sebenarnya (atau mungkin itu justru kita yang sebenarnya?)

rasa-rasanya aktivitas dakwah sehari-hari gak beratsar (berpengaruh)
kalau cara berpikir (yang asli) dan tampilan fisik kita seperti itu

seolah belum ada penghayatan atas ucapan, Saya mau membangun keluarga dakwah!

keluarga dakwah adalah yang mengutamakan Allah di atas segalanya

ya itulah rasa damai yang saya rasakan...
merasa lebih baik
setelah merenungi hal itu
istighfar..
dan bahagia dengan teman-teman yang menjaga martabatnya dengan kesederhanaan dan rasa syukurnya pada Allah
 :)

sekarang tidak horor lagi :)

Yeay i'm 25
and I ready for war
because i want to be a soldier of Allah

Senin, 13 Mei 2013

My Inspiration: TOMAT 1930




SEMOGA ALLAH MERAHMATI KALIAN
Suatu saat..di masa mendatang mungkin akan terbuka kembali lembaran-lembaran kisah perjuangan.
dakwah yang selalu menggelayuti pikiran kita..

semoga di masa-masa mendatang ada bongkahan batu bata peradaban yang berasal dari tangan kita
saat segala mimpi diraih dalam nafas dakwah..
semua ada saatnya.

kebenaran ini kami yakini kebenarannya ya Allah
IMG-20130510-WA0003.jpg
terimalah kami kelak dalam jannahMu
istiqomahkan kami di jalan ini.
walau ribuan caci dilemparkan..
Kuatkan langkah kami ya Rabb


Barakallah fiikum
Ana uhibbukum fillah..yaa MS AiR 34
Ayu (@ayu_np), Ka Didi (@didimuardi), Ka Dhani (@RomadhaniArdi), dan Ka Fobby (@fobytri)…

Cepat lambat semua dari kita berlima gak akan lagi menjadi MS 34. Tapi selama Ii, Ka Didi, dan Ayu masih di dalamnya mohon titip dakwah 34, sekuat yang antum bisa. Sampai kelelahan itu berhenti memaksa kita untuk berhenti.  (Romadhani Ardi from Germany).

Selamat Jalan Ka Fobby.. semoga dakwah di Riau melecutkan segala impian indah tentang dakwah.
Ka didi dan ayu.. mari kita produksi generasi MS berikutnya ^_^ semangat! Allahu Akbar

                                                                                                                                

Selasa, 23 April 2013

Bersiap siagalah

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..

Siap Siaga!
Apapun kondisimu saat ini

gelombang dakwah terus berderu
ini bukan tentang meluangkan waktu
bukan!

ini adalah saat di mana semuanya tentang dirimu adalah juga tentang dakwah
setiap hembusan nafas selalu dalam kebaikan
setiap gerak langkah menuju arena dakwah
setiap alur pikir untuk memenangkan dakwah

kelemahan, kegundahan, kesedihan, dan kelelahan..
ah biar mereka numpang lewat saja
jaga jarak antara suasana hati yang runyam dengan energi jiwa untuk dakwah

bahagiamu akan kau temukan dalam dakwah
kerunyaman hatimu akan sembuh dengan dakwah!
Maju teruuus

tatajaafaa junuubuhum 'anil madhooji'i 
yad'uuna robbahum khoufa wwa thoma'a
wa mimmaa rozaqnaahum yunfiquun*

Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya
mereka berdo'a kepada Tuhan-nya dengan rasa takut dan penuh harap
dan mereka imenginfakkan sebagian rizqi yang Kami berikan kepada mereka



*Al-Qur'an Surat As-Sajdah (32) ayat 16




Kamis, 11 April 2013

Aneka Ragam Ciptaan Allah



Masalah datang silih berganti..
Selesai..
Lalu ada lagi..
Terus begitu
Ada yang bilang, Hidup itu hakikatnya perpindahan dari satu masalah ke masalah yang lain.

Bagaimana jika masalah datang dari orang lain sumbernya?
orang lain tiba-tiba menyerang
tiba-tiba bilang ini masalah buat Saya
ini masalah juga buat Anda

Serasa sekejap dunia yang aman
berubah..
mungkin saja membuat kegelisahan..
mungkin juga membuat kesedihan...
mendadak, semua serba mendadak

perlukah meraung?
perlukah melawan?
perlukah menjelaskan?

mungkin perlu.
Tapi biasanya dada jadi sesak
kepala penat
hati terbayang masalah yang tetiba datang

berlatihlah
katakan..
Qodarullahu wa Masyaa Allahu Fa'ala
Semua telah diatur oleh Allah
Istighfar.. Astagfirullahal 'adzhiim

Masih juga terasa masalah tetiba itu
setelah melapangkan jiwa?
katakanlah..
Aneka Ragam Ciptaan Allah.

Ya! Allah ciptakan aneka ragam bentuk manusia
fisik, sifat, kecenderungan, pola pikir, sudut pandang dan lain-lainnya
Allah ciptakan beraneka ragam.
Tak ada yang sama persis dengan kita. Terlebih pola pikir dan sudut pandang
Masalah kadang muncul karena perbedaan pola pikir dan sudut pandang

Ya Allah.. sabarkan hambaMu ini
Faghfirlanaa..Faghfirlanaa..Faghfirlii..


Rabu, 20 Maret 2013

Kenapa lagi ni gue???

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..

Hari ini seperti akumulasi beberapa hari kemarin setelah berinteraksi dengan pimpinan, orang yang lebih tua, lebih dahulu menjalani kehidupan, lebihhhhh....

oke 2 bulan lagi usia saya 25 tahun
(lho kok diitung2..)

gini ceritanya, hari ini tuh punchline dari beberapa keresahan.

di usia 25 tahun tuh biasanya orang standar internasional dan Indonesia udah ngapain aja ya?

jeng..jeng..
ini akibat jarangnya saya main, berkumpul, tertawa bersama manusia seumuran saya..

akibat terlalu banyak main, ngobrol, belajar, dan diskusi dengan yang lebih tua
akibat terlalu banyak main, ngobrol (ceramah), dan sharing dengan yang lebih muda

implikasinya yaitu
1. jadi banyak menuntut diri sendiri untuk bisa sejajar dengan yang lebih tua
2. jadi banyak wisdom karena banyak hal yang dishare ke yang lebih muda

wuhuuhhoouuuu....

sekarang nih lagi meraung-raung..
woii kamu dosen woii..upgrade kapasitas woii

namun
in the back side..
aku masih pengen jadi anak gauuul qaqaaaa...

liat aja following twitterku
lebih banyak follow orang-orang kreatif daripada follow ekonom, dosen, pejabat dsb hehehe

ngaca deh nih ngaca...
penuaan dini
banyak mikirin hal-hal berat
seperti bagaimana menguasai dunia >_<

Releaseeeee....

tenang..tenang..akhir pekan kau akan temui makna hidupmu Insya Allah
#afirmasi #menghiburdiri huhuy..

@IiHolillah

Senin, 14 Januari 2013

Jakarta - Bandung...Bandung - Jakarta (Oktober 2012)

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..



Bandung I'm in Love :)
Hari ini Rihlah ke Bandung, sekaligus mengunjungi LDK Rohis SMA N 66 Jakarta (Berpetualang bersama 2 teman)
Dalam perjalanan, aku merenungi hal ini:
Alhamdulillah ‘Alaa Kulli Ni’mah
Terimakasih ya Allah Engkau telah memberiku kemudahan untuk S2, diberikan kesempatan mengajar mahasiswa S1, tempat bekerja yang menjaga keimanan, dan memberiku rizki yang cukup, Keluargaku tenang dan sudah menguatkan Imannya padaMu. Prinsip kami sekeluarga, kepada siapa lagi bersandar kecuali hanya Allah.
Rizki yang teramat besar adalah Engkau berikan padaku ladang amal dalam dakwah. Engkau berikanku adik-adik Mad’u hingga 2 kelompok bahkan hampir 3 kelompok. Ini hal yang baru kusadari ternyata, beberapa bulan lalu, aku hanya memiliki 1 kelompok binaan, aku sadari nikmat itu Engkau ambil sementara, dan Alhamdulillah Engkau berikan lagi padaku. Ya, aku tahu Engkau ingin aku memperbaiki diriku,menutupi semua maksiatku, dan mungkin memperkecil langkahku untuk berbuat maksiat.
Hal besar lagi yang Engkau berikan padaku adalah Engkau masih mempercayaiku untuk berada dalam lingkungan dakwah yang baik. Aku masih berada dalam Dakwah Sekolah. Aku bersama saudara-saudara sholih dan sholihah di Alumni Rohis 34, mendapatkan banyak ladang amal sholih.
Lainnya lagi, Engkau mengumpulkan aku dengan kader-kader dakwah sholih dan unggulan bukan hanya dari SMA 34, dari seluruh wilayah Cilandak, Jaksel dan juga wilayah lainnya. Sehingga aku bisa mendapat lingkungan yang kondusif. Alhamdulillah, aku tidak seperti beberapa teman yang satu per satu futur. Atau mungkin ia halaqah namun tidak berdayaguna atau memberdayakan dirinya untuk dakwah. Semoga mereka segera mendapatkan tempat terbaik dlm dakwahMu.
Ya Allah, terimakasih Engkau telah beri semua padaku..ada hal yang kupermohonkan, yang saat ini aku berharap segera Engkau kabulkan.. do’aku..jika aku menikah nanti tetapkanlah aku dalam dakwah ini. Kuatkanlah hatiku untuk ada dalam dakwah. Berilah aku suami yang ia MencintaiMu dan Engkau pun Mencintainya. Berilah aku suami yang mencintai dakwah. Berilah aku suami yang baik untuk dunia akhiratku. Berilah aku suami yang keluarganya bisa bersatu dengan keluargaku dalam iman kepadaMu. Berilah aku suami yang menyejukkan hatiku. Berilah aku suami yang menjauhkanku dari maksiat. Jadikanlah aku istri yang juga seperti suami yang aku harapkan. Berilah kami keturunan yang membela agamaMu. Jadikanlah kami keluarga pendukung dakwah, barisan terdepan dalam dakwah. Jauhkan kami dari godaan dunia. Jadikanlah kami keluarga sejahtera dunia-akhirat. Masukkanlah Orangtuaku, Mertuaku, Adik, Kakakku, Aku, suamiku, keturunan2 kami, keluarga besar kami, Mad'u2 kami, Keluarga Dakwah kami ke dalam SyurgaMu yang Nikmat.
Aamiin ya Allah..
Jakarta-Bandung, Primajasa Bandung-Lb.Bulus
Oktober 2012, 16.30 WIB
Aku mengumpulkan semangat, menguatkan azzam, dan bertaubat dengan Rihlah Hati ini ke Bandung, Kota Impian..Kota yang membuatku gembira :) 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

What's The Problem ?

Yap Assalamu'alaikum Ii Holillah disini..

Jika kita menyelesaikan permasalahan itu dengan caraNya, di akhir cerita akan lebih dekat kepadaNya. Maka, selesailah satu pelajaran. Tapi, jika kita menyelesaikan masalah itu di luar jalur-Nya, memakai pertimbangan akal kita sendiri atau bahkan kabur meninggalkan permasalahan itu. Maka, permasalahan itu suatu saat nanti akan mendatangi kita lagi. Masalah itu akan berulang. Sampai kita paham. Sampai kita kita lulus. Allah tahu persis hal itu, maka Ia mengulang. Agar kita paham, agar kita makin yakin.
Arrahmaanirraahiim…
(Sumber: Buku Spiritual Creativepreneurship,hlm.22-23)